Senin, 21 Maret 2011

Fase Perkembangan Motorik Kasar, Halus dan Keterampilan Pada Anak Usia 0 – 5 Tahun

Perkembangan motorik sangat penting dalam perkembangan keterampilan anak secara keseluruhan.Perkembangan motorik anak dibagi jadi dua komponen, yaitu :
1. Motorik halus
2. Motorik kasar

Melalui keterampilan motorik, seorang bayi menunjukkan kemandiriannya bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Ini akan memupuk rasa percaya dirinya dikemudian hari. Keterampilan motorik yang baik juga membuat anak mudah beradaptasi dengan lingkungan belajarnya. Anak bisa menulis, menggambar, mewarnai, berolahraga, dan lain – lain.

Lewat motorik juga anak bisa menemukan kesenangan, dia bisa bermain petak umpet, menari, bernyanyi, atau melempar dan menangkap bola. Keterampilan ini jugalah yang memudahkan anak untuk bergaul dengan teman – teman sebayanya.

Oleh sebab perkembangan motorik sangat penting untuk kepribadian anak. Orangtua perlu mengetahui tahap – tahap perkembangan motorik anak, dari bayi mulai bisa mengangkat kepalanya hingga anak yang
sudah bisa naik sepeda roda tiga.

Dengan begitu, kita jadi tahu bagaimana stimulasi yang tepat dan benar yang harus diberikan agar perkembangan keterampilan dan kecerdasan anak optimal. Selain itu, kita bisa mengetahui apabila satu fase belum dilalui dengan baik,tentunya fase perkembangan berikutnya
belum bisa diajarkan.

Misalnya, saat anak belum bisa berjalan, kita belum bis mengajarkannya berlari atau melompat. Kemampuan motorik kasar dan halus anak perlu
dilatih dan diasah. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk melatih motorik kasar. Motorik kasar merupakan area terbesar dalam perkemrbangan di usia batita (bawah tiga tahun).

Diawali dengan kemampuan berjalan,berlari, melompat dan melempar. Dalam hal ini, kegiatan diluar ruangan adalah pilihan terbaik karena anak dapat menggerakkan seluruh tubuhnya sesuka hati. Di sarnping itu, sediakan juga peralatan bermain, seperti tali atau bola, perosotan, dan lain – lain. Kegiatan bermain aktif akan mengasah kemampuan motorik kasar, sekaligus motorik halusnya.

Untuk melatih keterampilan motorik halus, diantaranya adalah dengan latihan menuang air dari teko plastik ke gelas, mengambil dan mengumpulkan dedaunan, menyisir rambut, menyusun balok atau puzzle, dal lainnya.

Berikut tabel Fase – fase perkembangan Keterampilan Anak.




Pustaka
Menu sehat dan permainan kreatif untuk meningkatkan kecerdasan anak, oleh Ayu Bulan Febri K. D., SKM dan dr. Zulfito Marendra, Gagas Media.
http://minalove.com/fase-perkembangan-motorik-kasar-halus-dan-keterampilan-pada-anak-usia-0-5-tahun.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar