Senin, 21 Maret 2011

Cegah Luka Saat Sikat Gigi Dengan Sikat Gigi LED


Perbedaan bentuk mulut serta gigi pada setiap orang mendorong pabrikan sikat gigi untuk menciptakan karakter serta desain gagang dan bulu-bulu sikat yang beragam. Tujuannya yakni untuk memberikan keamanan dan kenyamanan ketika anda menggosok gigi.

Penemuan aneh yang cukup mengejutkan kembali datang, melalui sebuah inovasi telah hadir sikat gigi yang dilengkapi dengan penerangan lampu LED.

Dengan demikian tidaklah perlu khawatir terjadi luka pada gusi atau mulut anda. Saat sikat masuk ke dalam mulut anda, lampu tersebut dengan sendirinya akan menyala menerangi rongga mulut.

Menyikat gigi pun menjadi lebih nikmat, pasalnya anda dapat memantau seluruh situasi sekitar mulut dengan jelas.
Menyikat gigi pun menjadi lebih nikmat, pasalnya anda dapat memantau seluruh situasi sekitar mulut dengan jelas. Sumber energi yang digunakan tergolong aman, mengandalkan batere AAA yang dapat bertahan hingga lima bulan. Sayangnya sikat ini jauh lebih mahal, yakni $65 bila dihitung dalam kurs Indonesia sekitar Rp. 600 ribuan.

sumber: http://mediapenunjangmedis.dikirismanto.com/cegah-luka-saat-sikat-gigi-dengan-sikat-gigi-led.html
Baca selanjutnya...

Bagaimana mengetahui bahwa anak sedang demam?


Pengertian Demam

Demam merupakan mekanisme pertahanan tubuh si kecil terhadap serangan bakteri dan virus. Demam adalah naiknya suhu tubuh dari suhu normal yaitu 36 – 37,5 derajat celcius. Sebenarnya tubuh dapat melawan sendiri infeksinya jika suhunya naik. Itulah sebabnya, orangtua tak perlu panik jika si kecil mengalami demam dan perilaku bayi atau batita tidak menunujukkan perubahan. Ia tetap aktif bermain, mau minum dan makan. Maka jangan panik dan Anda pun juga tak perlu memberinya obat penurun panas
Cara yang sederhana dan lazim digunakan adalah dengan meletakkan punggung tangan ke dahi anak. Cara ini sebenarnya dapat diandalkan, tetapi kurang akurat jika dibandingkan dengan pengukuran suhu tubuh menggunakan termometer.
Sebenarnya ada beberapa macam metode untuk mengukur suhu tubuh anak dengan termometer. Biasanya pemilihan metode tergantung dengan umur anak.
1. Untuk anak di bawah 3 bulan(bayi), sebaiknya yang diukur adalah suhu rektal (anus).

2. Untuk anak umur 3 bulan sampai 4 tahun, yang diukur adalah suhu rektal atau kalau kesulitan, suhu di ketiak. Untuk suhu di ketiak biasanya hasilnya kurang akurat dibandingkan dengan suhu rektal.

3. Kemudian untuk anak di atas 4 tahun, suhu yang diukur sebaiknya suhu di dalam mulut (oral). Namun Jika hal ini tidak bisa dilakukan, pengukuran dapat dilakukan di ketiak.
Berikut cara – cara pengukuran suhu tubuh anak:

Pengukuran suhu rektal, caranya adalah :

* Lumasi ujung termometer dengan pelumas, misalnya dengan petroleum jelly.
* Baringkan anak diatas pangkuan atau dipermukaan yang keras dan rata.
* Satu tangan memegang punggung bawah anak.
* Masukkan secara perlahan termometer pada lubang anus sekitar 1,25 – 2,5 cm. Berhenti mendorong termometer jika ada tahanan.
* Jepit termometer diantara dua jari agar tidak bergoyang-goyang.
* Alihkan perhatian anak dengan mengajaknya berbicara.
* Jika termometer berbunyi bip bip bip, keluarkan dari anus dan baca hasilnya. Jangan lupa dicatat berapa suhu anak, termasuk tanggal dan jam pengukuran.

Pengukuran suhu oral(melalui mulut), caranya adalah :

* Pengukuran tidak boleh dilakukan jika anak baru saja selesai makan atau minum, sebaiknya tunggu 20 atau 30 menit.
* Buka mulut anak untuk memeriksa apakah ada makanan atau permen di mulut anak.
* Letakkan ujung termometer di bawah lidah, dan mintalah anak untuk menutup mulutnya.
* Ingatkan anak untuk tidak menggigit termometer atau berbicara.
* Jika termometer berbunyi bip bip bip, keluarkan dari mulut dan baca hasilnya. Jangan lupa dicatat berapa suhu anak, termasuk tanggal dan jam pengukuran.

Pengukuran suhu melalui ketiak, caranya adalah :

* Bukalah baju, termasuk baju dalam, dan pasang termometer di ketiak anak.
* Lipat tangan anak ke dada agar termometer terjepit dengan baik.
* Jika termometer berbunyi bip bip bip, lepas dan baca hasilnya. Jangan lupa dicatat berapa suhu anak, termasuk tanggal dan jam pengukuran.

Perlu diketahui, jangan mengukur suhu tubuh anak jika baru saja mandi atau anak sedang berselimut tebal. dan jangan meninggalkan anak sendirian saat sedang mengukur suhunya.

Anak bisa dikatakan demam jika suhu tubuhnya di atas :

* 38° C jika diukur pada anus.
* 37,5° C jika diukur di mulut.
* 37,2° C jika diukur di ketiak.
Pertolongan Pertama

1. Pakaikan baju yang tipis, nyaman, dan menyerap keringat. Hindari baju tebal, baju hangat, atau selimut tebal.

2. Berikan ASi atau minum susu botol yang lebih sering. Jika usianya sudah balita, bisa ditambah air putih, kaldu ayam, kuah sayur, atau jus buah. Hal ini untuk mencegah terjadinya dehidrasi ringan akibat suhu tubuh yang meningkat.

3. Tempatkan si kecilpada ruangan yang memilki sirkulasi udara yang baik.Jika si kecil ‘sumeng’ atau suhu di atas normal tapi belum demam (37,5 hingga 38 derajat celcius) maka jangan dulu diberikan obat penurun panas. Cukup dengan membuatnya nyaman dalam ruangan bersuhu normal dengan pakaian biasa (jangan diselimuti) dan minum yang banyak.

4. Jika si kecil tampakmulai tidak nyaman berikan kompres hangat yang dapat menurunkan suhu tubuh dalam waktu 30-45 menit. Caranya, lepaskan seluruh pakaian bayi, kemudian lap sekujur tubuhnya dengan menggunakan handuk yang telah dibasahi air hangat, lalu keringkan. Ulangi beberapa kali hingga suhu tubuhnya turun. Kalau perlu, mandikan bayi dengan air hangat. Jangan pernah gunakan alkohol karena dapat terserap menuju pembuluh darah melalui kulitnya dan merusak jaringan saraf. Jangan pula gunakan air dingin/es karena akan membuat bayi tidak nyaman
bacaan:
- http://kidshealth.org/parent/general/body/fever.html
- http://www.catatandokter.com
- http://www.ibubayi.com
Baca selanjutnya...

Amoxicillin,apa itu?

Mungkin kita sudah tidak asing lagi mendengar kata amoxicillin,antibiotik ini begitu populer,orang awampun sudah banyak yang tahu amoxicillin,tapi sayang banyak yang tidak tahu bahwa obat ini adalah antibiotik dan harus hati-hati menggunakanya,berikut saya jelaskan dari khasiat sampai efek samping dari amoxicillin.

Amoxicillin adalah zat pembunuh kuman golongan antibiotik penisilin, bekerja melawan bakteri di dalam tubuh Anda,Amoxicillin digunakan untuk mengobati beraneka jenis infeksi/peradangan disebabkan oleh bakteri, seperti infeksi peradangan telinga, infeksi kandung kecing, radang paru paru, kencing nanah, dan infeksi yang disebabkan oleh E.coli atau salmonella . Amoxicillin juga kadang-kadang digunakan bersama-sama dengan clarithromycin zat pembunuh kuman yang disebut lain (Biaxin) untuk borok-borok perut disebabkan oleh Helicobacter pylori infeksi/peradangan. Kombinasi ini kadang-kadang digunakan dengan lansoprazole reduktor perut yang disebut asam (Prevacid).

Jangan menggunakan antibiotik ini jika anda adalah alergi amoxicillin atau zat pembunuh kuman penisilin lain manapun, seperti ampisilin (Omnipen, Principen), carbenicillin (Geocillin), dicloxacillin (Dycill, Dynapen), oxacillin (Bactocill), penisilin (Beepen-VK, Ledercillin VK, Pen-V, Pen-Vee K, Pfizerpen, V-Cillin K, Veetids), dan yang lain.

Sebelum menggunakan amoxicillin, sampaikan kepada dokter jika anda alergi sefalosporin-sefalosporin seperti Ceclor, Ceftin, Duricef, Keflex, dan yang lain. sampaikan kepada dokter jika anda mempunyai sakit asma, penyakit hati atau ginjal, suatu kekacauan pendarahan atau pembekuan darah, penyakit akibat radang ( juga disebut “mono”), atau setiap jenis dari alergi.

Amoxicillin dapat membuat pil kontrasepsi kurang efektif, Sebelum minum amoxicillin, katakan kepada dokter jika anda menggunakan pil kontrasepsi, berapa lamanya dari waktu yang ditentukan oleh dokter Amoxicillin tidak akan bekerja pada suatu infeksi/peradangan karena virus seperti selesma atau influensa. Jangan memberi pengobatan ini kepada orang lain, sekali pun mereka mempunyai gejala-gejala yang sama anda kerjakan.

Pengobatan-pengobatan antibiotik dapat menyebabkan diare, yang bisa menjadi suatu tanda dari suatu infeksi/peradangan yang baru. Jika anda mempunyai diare yang encer/berair atau dengan darah di dalamnya, segera hubungi dokter. Jangan menggunakan sembarang untuk menghentikan diare kecuali jika dokter sudah mengatakan kepada anda.
Perhatian
Sebelum menggunakan amoxicillin

Jangan menggunakan pengobatan ini jika anda alergi amoxicillin atau kepada zat pembunuh kuman penisilin lain manapun, seperti:
ampisilin (Omnipen, Principen);
carbenicillin (Geocillin);
dicloxacillin (Dycill, Dynapen);
oxacillin (Bactocill); atau
penisilin (Beepen-VK, Ledercillin VK, Pen-V, Pen-Vee K, Pfizerpen, V-Cillin K, Veetids, dan yang lain).
Sebelum menggunakan amoxicillin, katakan kepada dokter jika anda alergi antibiotik (terutama sefalosporin-sefalosporin seperti Ceclor, Ceftin, Duricef, Keflex, dan yang lain), atau jika anda mempunyai:

*sakit asma;
*penyakit hati;
*penyakit ginjal;
*gangguan pendarahan atau pembekuan darah;
*penyakit akibat radang ( juga disebut “mono”);
*Riwayat diare yang disebabkan oleh antibiotik; atau
*Riwayat tentang segala jenis dari alergi.
AMOXILLIN
GENERIK
Amoksisilin.
INDIKASI
Infeksi saluran nafas, saluran kemih & kelamin, kulit & jaringan lunak yang disebabkan oleh bakteri Gram positif & Gram negatif yang rentan terhadap Amoksisilin.
KONTRA INDIKASI
# Hipersensitifitas terhadap Penisilin.
# Infeksi mononukleosis.
PERHATIAN
# Hipersensitif terhadap Sefalosporin.
# Kerusakan ginjal.
# Leukemia limfatik.
# Superinfeksi.
Interaksi obat :
- Probenesid memperpanjang waktu paruh Amoksisilin dalam plasma.
- Allopurinol memicu timbulnya kemerahan pada kulit.
- Mengurangi efektifitas kontrasepsi per oral.
EFEK SAMPING
Reaksi hipersensitifitas, gangguan pada saluran pencernaan.
KEMASAN
Kapsul 500 mg x 100.
DOSIS
# Dewasa : 250-500 mg tiap 8 jam.
# Anak-anak : 20 mg/kg berat badan/hari dalam dosis terbagi yang diberikan tiap 8 jam.
Pada infeksi berat dosis dapat digandakan.
# Gonore akut : 2-3 gram sebagai dosis tunggal.

sumber: http://mediapenunjangmedis.dikirismanto.com/amoxicillinapa-itu.html
Baca selanjutnya...

Penyakit DIARE


Pengertian Diare
Adalah suatu penyakit dengan adanya tanda-tanda perubahan pada tinja,yang lebek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi BAB(buang air besar) 3 kali atau lebih dalam satu hari
Faktor yang mempengaruhi diare adalah:lingkungan,gizi,kependudukan,pendidikan, sosial ekonomi dan perilaku masyarakat.
Penyebab terjadinya diare
Diare disebabkan oleh peradangan usus oleh agen penyebab:
-bakteri,virus,parasit (jamur,cacing,protozoa)
-keracunan makanan/minuman yang disebabkan oleh bakteri maupun maupun bahan kimia.
-kurang gizi.
-alergi terhadap susu.
-immuno defesiensi
Cara penularan diare
Infeksi oleh agen penyebab terjadi bila makan makanan /air minum yang terkontaminasi tinja/muntahan penderita diare.
Penularan langsung juga dapat terjadi bila tangan tercemar dipergunakan untuk menyuap makanan.
Istilah diare menurut jenisnya
-Diare akut :kurang dari dua minggu
-Diare persisten:lebih dari dua minggu.
-Disentri : Diare disertai dengan darah dengan ataupun tanpa lendir.
-Kholera : Diare dimana tinja terdapat bakteri kholera.
Tatalaksana penderita diare yang tepat dan efektif
Tatalaksana penderita diare dirumah:
Meningkatkan pemberian cairan rumah tangga (kuah sayur,larutan gula garam,oralit)
Meneruskan pemberian makanan lunak dan tidak merangsang serta makanan ekstra stelah diare.
Membawa penderita diare ke sarana kesehatan bila dalam tiga hari tidak membaik atau:
-buang air besar makin sering dan banyak sekali.
-muntah terus menerus.
-rasa haus yang nyata
-tidak dapat minum atau makan.
-demam tinggi.
-terdapat darah pada tinja.

sumber: http://mediapenunjangmedis.dikirismanto.com/penyakit-diare.html
Baca selanjutnya...

Nutrisi Penting untuk Ibu Hamil dan Bayi dalam Kandungan

Fakta membuktikan bahwa tiga dari lima atau sekitar 60% wanita usia subur memiliki kadar folat kurang dari kadar folat ideal. Padahal, folat penting untuk mengurangi risiko terjadinya neural tube deffects (cacat lahir pada otak dan tulang belakang), sindrom down, bibir sumbing, dan cacat lahir pada bayi. Bagi ibu, folat mengurangi risiko anemia megaloblastik dan menurunkan kadar homosistein dalam darah yang bepengaruh pada berkurangnya risiko preeklamsia. Eklamsia dan preeklamsia merupakan tiga besar penyebab tingginya angka kematian ibu melahirkan di Indonesia selain perdarahan dan infeksi.

Manfaat Bagi Ibu
Di dalam kandungan, pada usia 17 hari kehamilan sel-sel otak janin sudah mulai terbentuk dan berkembang. Di sinilah pentingnya peranan folat sebagai awal pembentukan tabung otak dan sum-sum tulang belakang. Selain folat, ada banyak kandungan nutrisi yang diperlukan saat perkembangan otak janin. Nutrisi ini penting saat kehamilan karena perkembangan otak bayi mengalami percepatan di saat trimester ke-3 hingga usia 30 bulan.

Bagi ibu hamil, kalsium diperlukan untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat akibat pembentukan tulang dan gigi bayi. Pemberian zat besi yang cukup dapat mengurangi risiko terjadinya anemia di saat kehamilan. Namun, pada trimester pertama, zat besi dapat merangsang mual pada ibu hamil, mual pada ibu hamil jangan dihilangkan, karena mekanisme mual merupakan cara bayi ’berbicara’ pada ibunya. Kebutuhan akan zat besi meningkat selama kehamilan terutama di trimester ke-3 karena ekspansi jaringan ibu dan pembentukan darah merah, juga simpanan zat besi pada janin.

Tablet maupun suplemen yang mengandung vitamin B6 biasa diberikan dokter pada wanita hamil untuk membantu mengurangi rasa mual di saat kehamilan. Pemberian vitamin D membantu penyerapan kalsium sehingga membantu menjaga kepadatan tulang ibu. Sedangkan vitamin B12 membantu perkembangan otak dan syaraf janin. Pemberian folat di saat kehamilan dikombinasi dengan pemberian vitamin B12 dimaksudkan untuk mengurangi risiko terjadinya anemia megaloblastik.

Manfaat bagi Janin
Pentingnya nutrisi bagi ibu hamil dan janinnya. Omega 3 dan DHA bagi janin diperlukan dalam jumlah cukup untuk pembentukan sistem saraf pusat. Studi lainnya menunjukan bahwa gangliosida berperan pada struktur otak, migrasi sel-sel otak, pembentukan sinapsis, dan myelinisasi. Selain itu gangliosida berpengaruh terhadap fungsi otak, terutama fungsi belajar dan mengingat. Kolin dihantarkan kepada janin melalui plasenta ibu. Beberapa penelitian menunjukan asupan kolin di saat kehamilan mempengaruhi perkembangan otak terutama fungsi mengingat.(sumber:medicastore)

http://mediapenunjangmedis.dikirismanto.com/nutrisi-penting-untuk-ibu-hamil-dan-bayi-dalam-kandungan.html
Baca selanjutnya...

Cacingan pada Anak

Cacingan pada Anak
October 29, 2009 · Posted in Info Penyakit

Penyakit cacingan termasuk dalam infeksi yang di sebabkan oleh parasit. Parasit adalah mahluk kecil yang menyerang tubuh inangnya dengan cara menempelkan diri (baik di luar atau di dalam tubuh) dan mengambil nutrisi dari tubuh inangnya. Pada kasus cacingan, maka cacing tersebut bahkan dapat melemahkan tubuh inangnya dan menyebabkan gangguan kesehatan.

Cacingan biasanya terjadi karena kurangnya kesadaran akan kebersihan baik terhadap diri sendiri ataupun terhadap lingkungannya. Cacingan dapat menular melalui larva/telur yang tertelan & masuk ke dalam tubuh.

Cacing merupakan hewan tidak bertulang yang berbentuk lonjong & panjang yang berawal dari telur/larva hingga berubah menjadi bentuk cacing dewasa. Cacing dapat menginfeksi bagian tubuh manapun yang ditinggalinya seperti pada kulit, otot, paru-paru, ataupun usus/saluran pencernaan.
Jenis-Jenis Cacing
1.Cacing Kremi
Cacing kremi atau biasa disebut juga dengan cacing kerawit merupakan cacing yang sering menginfeksi anak-anak. Cacing ini berukuran sangat kecil (sekitar 1 cm), berwarna pucat, biasanya menginfeksi organ usus. Infeksi cacing kremi biasanya melalui telur cacing yang terambil oleh jari anak-anak saat bermain. Telur cacing tersebut dapat bertahan di kulit anak-anak selama berjam-jam & dapat bertahan hidup selama 3 minggu pada pakaian, mainan & tempat tidur. Apabila jari yang ada telur cacing tersebut masuk ke dalam mulut, maka telur cacing akan ikut masuk ke dalam tubuh.
2.Cacing Gelang
Cacing gelang merupakan cacing yang berukuran besar, dapat menginfeksi manusia ataupun binatang (kucing/anjing), bentuknya menyerupai cacing tanah & hidup di dalam usus besar serta dapat berpindah ke organ lain termasuk paru-paru.
3.Cacing Pita
Cacing pita dapat ditemukan pada hewan seperti pada sapi/babi. Berbentuk pipih panjang seperti pita. Bisa ditemukan pada daging yang tidak dimasak dengan sempurna. Cacing pita ini menutupi organ lain seperti otot, kulit, jantung, mata & otak. Iinfeksi cacing pita dapat terjadi melalui konsumsi makanan/daging yang terdapat telur/larva cacing pita atau melalui makanan, air atau tanah yang terkontaminasi dengan feses yang mengandung telur/larva cacing tersebut.
4.Cacing Lainya
Cacing lainnya adalah sejenis cacing yang berbentuk pipih seperti cacing pita.
Gejala-Gejala Anak Cacingan
Pada umumnya cacingan mempunyai gejala sebagai berikut :

* Cacing kremi : Gejalanya adalah rasa gatal di sekitar daerah anus atau vulva (kemaluan wanita). Gejala ini akan memburuk di malam hari ketika cacing kremi biasanya akan keluar dari permukaan tubuh untuk menaruh telurnya di sekitar anus/vulva. Cacing juga biasanya dapat terlihat di feses.
* Cacing gelang : Biasanya tidak menimbulkan gejala, meskipun untuk jenis toxocara canis dapat menyebabkan masalah penglihatan apabila terdapat di mata karena menimbulkan radang & luka pada retina mata. Cacing gelang ini juga dapat berpindah ke bagian paru-paru menyebabkan timbulnya batuk & asma, serta menimbulkan bengkak di organ tubuh lain.
* Cacing pita : Dapat menimbulkan rasa sakit di daerah perut. Cacing pita dapat menutupi daerah otot, kulit, jantung, mata & otak.

Selain hal tersebut di atas, gejala lain yang mungkin timbul adalah :

* Rasa mual
* Lemas
* Hilangnya nafsu makan
* Rasa sakit di bagian perut
* Diare
* Turunnya berat badan karena penyerapan nutrisi yang tidak mencukupi dari makanan

Pada infeksi yang lebih lanjut apabila cacing sudah berpindah tempat dari usus ke organ lain, sehingga menimbulkan kerusakan organ & jaringan, dapat timbul gejala :

* Demam
* Adanya benjolan di organ/jaringan tersebut
* Dapat timbul reaksi alergi terhadap larva cacing
* Infeksi bakteri
* Kejang atau gejala gangguan syaraf apabila organ otak sudah terkena
Pengobatan Bila Cacingan
Obat yang mempunyai efek sebagai anti parasit dapat digunakan untuk pengobatan cacingan ini, ada 2 jenis obat yang biasa digunakan yaitu :

* Pyrantel pamoat
Dosis untuk pengobatan cacingan yang belum diketahui jenisnya adalah :
- Dewasa/anak-anak : 10 mg/kg BB, diberikan dalam dosis tunggal
* Mebendazole
Dosis untuk pengobatan cacingan yang belum diketahui jenisnya, sama dengan dosis diatas, yaitu:
- Dewasa/anak-anak : 10 mg/kg BB, diberikan dalam dosis tunggal

Apabila ada anggota keluarga yang terkena cacingan, sebaiknya pengobatan juga diberikan untuk seluruh anggota keluarga untuk mencegah/mewaspadai terjadinya penularan cacingan tersebut. Selama masa pengobatan hindari penularan cacingan ke anggota keluarga lain dengan cara mencuci tangan dengan sabun setiap habis ke toilet atau sebelum menyentuh makanan, hindari juga untuk menyentuh mulut dengan tangan yang belum dicuci.
Mencegah Cacingan Datang Lagi
Menjaga kebersihan diri adalah salah satu kunci untuk mencegah timbulnya cacingan kembali. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan, yaitu :

* Pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan/setiap habis dari toilet.
* Jagalah selalu jari kuku untuk selalu bersih & terawat.
* hindari kebiasaan menggigit kuku/menggaruk bagian anus (terutama untuk infeksi cacing kremi).
* Biasakan untuk selalu mandi di pagi hari (terlebih apabila mengalami infeksi cacing kremi).
* Biasakan untuk membuka jendela kamar sepanjang hari, karena telur cacing sensitif terhadap sinar matahari (terutama untuk cacing kremi).
* Jagalah selalu kebersihan makanan yang dikonsumsi
* Biasakan untuk selalu mengkonsumsi daging yang telah dimasak dengan sempurna
(sumber:medicastore)
http://mediapenunjangmedis.dikirismanto.com/cacingan-pada-anak.html
Baca selanjutnya...

Tips Merencanakan Dan Menunda Kehamilan


Masa Subur, kunci untuk merencanakan keluarga
Tidak banyak wanita Indonesia yang mengetahui kapan masa suburnya. Padahal dengan mengetahui masa subur, ingin hamil atau menunda kehamilan bisa dilakukan dengan mudah jika tidak ada masalah anatomi pada wanita. Menghitung masa subur merupakan cara yang aman, alami dan cukup efektif dalam merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak.

“Masa subur wanita adalah masa dimana ada satu sel telur yang siap untuk dibuahi oleh sel sperma di saluran telur (tuba faloppi) yang terjadi satu bulan sekali,” jelas dr. Boy Abidin, SpOG yang aktif sebagai pembicara dan narasumber untuk media massa. Sel telur ini mampu bertahan hidup dalam keadaan siap dibuahi hanya selama 1-2 hari.

Pada masa subur ini, terjadi perubahan fisiologis yang dapat dijadikan indikator, umumnya berupa libido yang meningkat, lendir pada vagina lebih banyak, dan peningkatan suhu basal tubuh sebesar 0,2-0,5 derajat pada pagi hari. Indikator minor kesuburan yaitu nyeri perut dan perubahan payudara.

Lendir yang muncul pada vagina ini merupakan lendir yang diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di leher rahim (serviks) dan bersahabat dengan sperma. Lendir tersebut memungkinkan sperma dapat bertahan hidup dalam lendir tersebut untuk menunggu matangnya sel telur (ovulasi). Pada masa subur, kemungkinan terjadi pembuahan sangat besar.

Jika pasangan suami istri (pasutri) ingin memiliki anak maka lakukan hubungan intim pada masa subur sang istri. Keberhasilan untuk hamilnya pun cukup besar. Demikian sebaliknya, jika tidak ingin hamil, maka hindari berhubungan intim pada masa subur sang istri atau menggunakan pelindung seperti kondom.
Hitung masa subur!

Selain perubahan fisik, masa subur ini dapat dihitung di atas kertas. Masa subur berkaitan erat dengan menstruasi dan siklus menstruasi. Dalam menghitung masa subur diperlukan siklus menstruasi bulanan. Anda sebaiknya membuat catatan mengenai siklus menstruasi secara teratur setiap bulannya.

Caranya mudah yaitu dengan menuliskan pada buku diary atau dengan memberi tanda pada kalender menggunakan spidol berwarna. Tandai hari pertama menstruasi yaitu hari pertama siklus dimana keluar bercak-bercak kecoklatan sampai kemerahan. Hari-hari selanjutnya diberi nomer namun tidak termasuk hari pertama menstruasi berikutnya.

Meskipun ada yang mengusulkan untuk membuat catatan menstruasi selama setahun (menogram). dr. Boy Abidin menyebutkan bahwa dibutuhkan minimal pola menstruasi 3 bulan terakhir misal 28 hari, 30 hari, 27 hari kemudian dibuat rata-ratanya. Jika rata-ratanya menghasilkan 28 hari yang berarti kondisi normal, maka masa suburnya akan terjadi pada 14 hari sebelum hari pertama menstruasi yang akan datang bulan berikutnya.

Perhitungan masa subur ini akan efektif bila siklus menstruasinya normal yaitu 21-35 hari. Jika anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak normal, perhitungan menjadi tidak akurat dan kemungkinan besar gagal. Namun tidak ada salahnya jika mau mencoba.

Untuk yang siklus menstruasinya tidak teratur dapat menggunakan data siklus menstruasi selama 6 bulan (6 siklus). Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus menstruasi dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus menstruasi dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur. Jika siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari. Perhitungannya : 26-18 = 8 dan 32–11 = 21. jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke 21 dari hari pertama menstruasi.
dr. Boy Abidin, SpOG yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung, menjelaskan bahwa siklus menstruasi dikendalikan oleh lingkaran siklus hormon seks wanita. Untuk memudahkan, siklus ini dibagi dalam 2 fase yaitu fase sebelum ovulasi dan fase setelah ovulasi.

Pada fase sebelum ovulasi dikontrol oleh folicle stimulating hormone (FSH) dan estrogen. Kelenjar pituitari pada dasar otak akan mengeluarkan FSH yang akan merangsang pematangan folikel di ovarium (indung telur). Pematangan folikel ini akan meningkatkan produksi esterogen. Ketika esterogen mencapai tingkat tertentu dalam darah, kelenjar pituitari distimulasi untuk menghasilkan luteinizing hormone (LH) yang meningkat cepat yang kemudian akan menimbulkan ovulasi (pecahnya folikel yang matang dan mengeluarkan ovum) dalam 36 jam kemudian.

Kenaikan kadar LH yang tinggi sesaat sebelum ovulasi dapat digunakan sebagai indikator untuk mengetahui masa sebelum ovulasi terjadi. Kadar LH dapat dideteksi melalui darah dan urin. Kadar LH dalam darah dapat diperiksa melalui tes laboratorium, sedangkan kadar LH dalam urin dapat diperiksa melalui alat tes kesuburan berupa strip.

Hasil kadar LH melalui darah diakui dr. Boy Abidin lebih akurat karena mengukur secara kuantitatif dibandingkan melalui urin yang menggunakan metode kualitatif. Namun, karena dibutuhkan pemeriksaan darah berkali-kali sampai diperoleh kadar LH yang tinggi, anda berisiko akan disuntik dan diambil darahnya berkali-kali juga. Tentunya akan mengakibatkan ketidaknyamanan.

Fase setelah ovulasi dikontrol oleh progesteron. Setelah ovulasi, LH menyebabkan pecahnya folikel yang kemudian folikel tersebut akan berkembang menjadi korpus luteum, yang memproduksi progesteron. Di bawah pengaruh progesteron terjadi perubahan-perubahan yang menunjukkan masa tidak subur seperti hilangnya lendir.
Merencanakan kehamilan

Dengan mengetahui masa subur, tentu akan bermanfaat bagi pasangan yang bermasalah dalam mendapatkan keturunan, yaitu dengan cara:

1. menilai kejadian dan waktu terjadinya ovulasi
2. memprediksikan hari-hari subur yang maksimum
3. mengoptimalkan waktu untuk melakukan hubungan intim untuk mendapatkan kehamilan
4. membantu mengindentifikasi sebagian masalah infertilitas

Pada pasangan yang normal, kehamilan mungkin terjadi pada setiap waktu pada masa subur tetapi hubungan intim paling mungkin akan menghasilkan kehamilan pada hari-hari di mana terdapat lendir serviks dengan kesuburan tinggi, terdapat sensasi basah atau licin pada vulva, dengan lendir serviks yang transparan dan elastis.

Jumlah lendir subur paling banyak terjadi pada satu atau dua hari sebelum hari puncak dan merupakan waktu dengan tingkat kesuburan yang tinggi. Hari puncak hari terakhir ketika lendir yang subur ada sering bersamaan dengan waktu ovulasi. Pergeseran suhu menyakinkan bahwa ovulasi sedang terjadi. Pada waktu tingkat kesuburan maksimum, serviks tinggi, pendek, lurus, lembek, dan terbuka dan mengalirkan lendir yang subur.

Ani, wanita cantik berusia 33 tahun ini mengaku telah berhasil memanfaatkan masa suburnya untuk bisa hamil. Setelah menikah selama 3 tahun, akhirnya Ani hamil dan pada bulan Januari 2006 lalu melahirkan seorang bayi perempuan. Bukan tidak mungkin, anda juga bisa berhasil hamil seperti Ani. Namun, jika anda tidak seberuntung Ani dan jika dalam 6 bulan setelah melakukan hubungan intim secara teratur dalam masa subur namun tidak terjadi kehamilan, sebaiknya konsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Mencegah kehamilan

Banyak alat kontrasepsi yang tersedia untuk mencegah kehamilan seperti IUD, spiral, susuk, pil, kondom, dan lain-lain. Namun, kadang efek samping pemakaian kontrasepsi ini yang tidak disukai wanita. Mulai dari wajah berjerawat, sakit kepala, badan bertambah gemuk, rasa nyeri sampai perdarahan. Meskipun sekarang sudah ada metode kontrasepsi yang minim efek samping.

Untuk yang ingin menghindari efek samping kontrasepsi, bisa mencoba cara alami dengan memanfaatkan masa subur. Pendekatan dengan kombinasi berbagai indikator, umumnya kombinasi suhu dan lendir merupakan metode yang sangat efektif, bahkan bila dilakukan dengan benar dapat mencegah kehamilan hingga 98%.

Jika ingin menunda kehamilan, maka hindari berhubungan intim pada masa subur sang istri atau menggunakan pelindung seperti kondom. Cara lain yang cukup digemari pasutri adalah sanggama terputus. Tentu hal ini tergantung dari kebiasaan dan disesuaikan dengan kenyamanan pasutri.
Yuk, coba cara alami!

Dengan ketekunan dalam mengenali perubahan fisiologis siklus menstruasi, secara alamiah dapat mencegah kehamilan maupun merencanakan kehamilan, dengan efektifitas yang tinggi. Bahkan dengan mengetahui adanya kelainan dalam siklus (misanya siklus anovulatoar), dapat diketahui adanya masalah infertilitas yang perlu penanganan lebih lanjut. “Kesuburan dapat dipengaruhi faktor gizi dan anatomi,” ungkap dr. Boy Abidin, SpOG yang pernah mengikuti kursus Gynecological Oncology Coorporation Indonesia-Belanda pada tahun 2000.

Jalani pola hidup sehat yang berarti asupan gizi seimbang dengan makan 4 sehat 5 sempurna. Disamping memenuhi kebutuhan gizi, rutin berolahraga dapat melancarkan sirkulasi darah sehingga kerja hormon seks wanita yang terlibat dalam proses reproduksi juga berjalan baik. dr. Boy Abidin, SpOG juga menyarankan agar wanita jangan terlalu gemuk dan sebisa mungkin menghindari stres.(medicastore)

sumber: http://mediapenunjangmedis.dikirismanto.com/tips-merencanakan-dan-menunda-kehamilan.html
Baca selanjutnya...